Kolaborasi Akademik TBIN UIN Madura dan UIMSYA Banyuwangi Hadirkan Kuliah Tamu Fonologi
- Diposting Oleh BINAR TBIN
- Rabu, 13 Mei 2026
- Dilihat 37 Kali
UIN Madura, BINAR PERS — Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Madura, sukses menyelenggarakan kuliah tamu mata kuliah Fonologi pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB dan diikuti oleh 80 mahasiswa semester 2 Program Studi Tadris Bahasa Indonesia.
Kuliah tamu ini menghadirkan narasumber Fina Zaidatul Istiqamah. Ia menyampaikan berbagai perspektif mengenai kajian fonologi, mulai dari konsep dasar bunyi bahasa hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami mata kuliah Fonologi. kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan akademik melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarlembaga pendidikan.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Negeri Madura, Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk realisasi kerja sama antara TBIN UIN Madura dan UIMSYA Blokagung Banyuwangi. Menurutnya, kolaborasi akademik semacam ini penting untuk terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa, “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata realisasi kerja sama antara TBIN UIN Madura dan UIMSYA. Mahasiswa memperoleh ilmu dan pengalaman yang bermanfaat dari narasumber yang kompeten di bidangnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Madura,” ujarnya.
Dosen pengampu mata kuliah Fonologi, Hj. Iswah Adriana, menyampaikan bahwa pelaksanaan kuliah tamu ini merupakan salah satu upaya untuk menjelaskan fenomena asbun (asal bunyi) yang dikaitkan dengan kajian fonologi.
"Melalui pembelajaran fonologi, mahasiswa dapat memahami bahwa penggunaan bunyi dan bahasa tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena dapat memengaruhi serta menyinggung lawan bicara," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa fonologi merupakan dasar dalam mempelajari linguistik. Menurutnya, linguistik bukan sekadar ilmu tentang bahasa, melainkan disiplin ilmu yang dipelajari secara bertahap dan saling berkaitan dengan cabang ilmu lainnya.
Melalui kegiatan kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk memperdalam kajian linguistik, khususnya fonologi, serta mengembangkan pemahaman akademik yang lebih komprehensif di bidang kebahasaan. (BINAR)