Gelar Inovasi Pembelajaran Berbasis Riset Mahasiswa, TBIN UIN Madura Hadirkan Gagasan Pembelajaran Inovatif
- Diposting Oleh BINAR TBIN
- Rabu, 17 Juni 2026
- Dilihat 38 Kali
UIN Madura, BINAR PERS — Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) UIN Madura menyelenggarakan Kuliah Tamu dan Gelar Inovasi Pembelajaran Berbasis Riset Mahasiswa secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Menghubungkan Temuan Penelitian Mahasiswa dengan Praktik Pembelajaran Inovatif untuk Mewujudkan Pendidikan Masa Depan yang Adaptif, Inklusif, dan Berkelanjutan.”
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh moderator, Kamilatul Jannah. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dosen pengampu mata kuliah, Mochamad Arifin Alatas, M.Pd., serta Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto, M.Pd.
Mochamad Arifin Alatas menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi hasil penelitian mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan media dan strategi pembelajaran, agar tidak hanya berhenti pada penulisan artikel ilmiah. Hasil penelitian perlu disebarluaskan dan diterapkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam ranah akademik maupun nonakademik, “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, menginspirasi mahasiswa untuk terus berinovasi, serta membuka peluang kolaborasi akademik antara UIN Madura dan Universitas Negeri Malang,” ujarnya.
Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto menekankan pentingnya kepekaan mahasiswa terhadap perkembangan pendidikan yang terus berlangsung. Mahasiswa, menurutnya, perlu mengikuti perkembangan media pembelajaran dan teknologi yang semakin pesat agar mampu menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini maupun di masa mendatang, “Pembelajaran terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Mahasiswa harus mampu beradaptasi, peka terhadap perkembangan teknologi, dan menjadikannya sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna,” tuturnya.
Sesi inti kegiatan diisi dengan Gelar Inovasi Pembelajaran Berbasis Riset Mahasiswa yang menampilkan hasil penelitian delapan mahasiswa semester IV dan semester VI. Berbagai inovasi pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil riset dipresentasikan sebagai bentuk implementasi temuan penelitian mahasiswa.
Delapan mahasiswa yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut ialah Maniah, Riska Alifia Agustin, Syukron Firdausy, Anni Mamluatul Khoiriyah, Firyal Alya Nabilatut Tasya, Uswatun Hasanah, Lutfin Noronia, dan Linda Safitri. Masing-masing pemateri memaparkan hasil penelitian yang telah dikembangkan menjadi media, strategi, maupun gagasan pembelajaran inovatif.
Pemaparan hasil penelitian mahasiswa tersebut dilanjutkan dengan penyampaian materi utama oleh Moh. Fery Fauzi, M.Pd.I., dari Universitas Negeri Malang. Narasumber memberikan penguatan mengenai pentingnya riset dan inovasi pembelajaran sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan di era digital. Penguatan tersebut menegaskan perlunya kolaborasi antara hasil penelitian mahasiswa dan praktik pembelajaran agar inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara lebih luas.
Antusiasme peserta tampak dalamu sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan dan tanggapan disampaikan peserta terkait implementasi hasil penelitian mahasiswa dalam praktik pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan refleksi oleh narasumber, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama seluruh peserta. Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Madura berharap hasil penelitian mahasiswa tidak hanya menjadi karya akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan. (BINAR)