UIN Madura Bekali Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia Strategi Menulis dan Publikasi Artikel Ilmiah
- Diposting Oleh BINAR TBIN
- Rabu, 2 September 2026
- Dilihat 56 Kali
UIN MADURA, BINAR PERS — Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura menggelar Workshop Kuliah Kerja Mahasiswa Merdeka (KMM) 2026 sekaligus Kuliah Tamu bertema "Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif" pada Rabu (2/9/2026) di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura, pukul 13.00–16.00 WIB.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura Dr. Abd. Ghofur, M.Pd., Ketua Program Studi TBIN Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto, M.Pd., Sekretaris Program Studi TBIN Moh. Arifin Alatas, M.Pd., jajaran dosen TBIN UIN Madura, serta jajaran Dekanat UNISMA, termasuk Dr. Moh. Badri, S.Pd., M.Pd. Dua pemateri dari Universitas Islam Malang (UNISMA) turut hadir mengisi acara, salah satunya Sifa Yunita Sari, S.Pd., mahasiswa Pascasarjana UNISMA yang membawakan materi terkait mata kuliah Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Sifa Yunita Sari, pada sesi tersebut, memaparkan proses penulisan artikel ilmiah hingga strategi mempublikasikan karya di jurnal. Penelitian, menurutnya, tidak cukup diselesaikan sebagai tugas akademik semata, melainkan perlu dikembangkan menjadi karya ilmiah yang dapat dibaca dan memberi manfaat lebih luas. Pemahaman tersebut dinilai penting, khususnya bagi mahasiswa yang tengah atau akan melakukan penelitian.
Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura, Abd. Ghofur, turut menyampaikan harapan senada terkait produktivitas menulis mahasiswa dalam sambutannya. “Harapannya, tulisan-tulisan terus mengalir, baik dalam bentuk buku maupun artikel,” ujarnya.
Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh melalui Workshop KMM 2026 dan Kuliah Tamu ini, sehingga mahasiswa TBIN UIN Madura tidak hanya memahami teori dan metode penelitian, tetapi juga mampu mengolah hasil penelitian menjadi tulisan yang layak dipublikasikan dan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan. (BINAR)