Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

(0324) 322551

Email

tbin@iainmadura.ac.id

Literasi Berbasis Kearifan Lokal: Mahasiswa TBIN Sukses Lahirkan Buku Berbahasa Madura

  • Diposting Oleh BINAR TBIN
  • Kamis, 2 April 2026
  • Dilihat 83 Kali
Bagikan ke

UIN Madura, BINAR PERS — Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura kembali menunjukkan eksistensinya dalam pengembangan budaya akademik melalui penerbitan karya mahasiswa. Melalui mata kuliah Pengetahuan Bahasa Madura, mahasiswa angkatan 2023 berhasil melahirkan karya cetak berupa buku antologi esai dan pidato berbahasa Madura.

Kegiatan penyerahan buku dilaksanakan pada Kamis (2/9/2026) pukul 12.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung FTIK UIN Madura. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I FTIK, Dr. Abd. Ghofur, M.Pd.; Ketua Program Studi TBIN, Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto, M.Pd.; dosen pengampu, Albaburrahim, M.Pd.; serta mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia.

Ketua Program Studi TBIN, Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata produktivitas dan semangat akademik mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi literasi. “Saya merasa bangga atas prestasi mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia yang mampu menghasilkan karya nyata berupa buku. Hal ini menunjukkan bahwa budaya akademik yang baik telah tumbuh dan perlu terus dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I FTIK, Dr. Abd. Ghofur, M.Pd., memberikan refleksi inspiratif dengan mengibaratkan mahasiswa sebagai kendaraan yang arah dan tujuannya sangat ditentukan oleh pengemudinya. Ia berharap capaian tersebut tidak hanya berhenti pada satu momentum, melainkan terus dikembangkan sebagai bagian dari proses akademik yang berkelanjutan.

Dosen pengampu mata kuliah, Albaburrahim, M.Pd., turut mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap mahasiswa. Ia menilai bahwa konsistensi mahasiswa dalam berkarya merupakan indikator penting dalam membangun tradisi intelektual di lingkungan kampus. Selain itu, ia juga mendorong mahasiswa untuk terus produktif, tidak hanya dalam bentuk buku, tetapi juga melalui penulisan artikel berbahasa Madura sebagai upaya konkret dalam melestarikan bahasa daerah.

Penerbitan buku ini tidak hanya menjadi bukti capaian akademik mahasiswa, tetapi juga mencerminkan komitmen Program Studi TBIN dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktik dan literasi.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta pelestarian budaya lokal. (BINAR)